Daerah  

Warga Sangat Resa Lokasi Perjudian Bermerek “AK” di Jalan Kartini, Kisaran, Kabupaten Asahan, Diduga Kebal Hukum

Warga Sangat Resa Lokasi Perjudian Bermerek “AK” di Jalan Kartini, Kisaran, Kabupaten Asahan, ,Diduga Kebal Hukum

Anginbeliung.com | Asahan – Bebas beroprasi siang bolong di Arena perjudian tembak ikan dan Toto Gelap (Togel) bermerek “AK” yang beroperasi di Jalan Kartini, Kisaran, Kabupaten Asahan, kian menjadi sorotan. Aktivitas ilegal ini bukan hanya terus berjalan, tetapi juga diduga kuat kebal hukum karena adanya perlindungan oknum Aparat Penegak Hukum (APH). Selasa (21/4/2026).

Lebih memprihatinkan, praktik perjudian yang disebut-sebut dikendalikan oleh sosok berinisial “Tm” kini menunjukkan sikap terbuka menantang negara. Bahkan, intimidasi terhadap jurnalis dari salah satu media online di Asahan dilaporkan terjadi, menandakan adanya upaya sistematis membungkam kontrol publik.

“Pertanyaan sederhana namun menohok: masihkah hukum berdiri tegak, atau sudah bertekuk lutut di hadapan mafia?”

Fakta di lapangan menunjukkan eskalasi yang mengkhawatirkan. Sistem pengamanan internal lokasi judi disebut semakin rapi, terstruktur, dan disiplin—bahkan dinilai lebih sigap dibanding patroli aparat yang tak kunjung hadir. Praktik “lakban kamera” untuk mencegah dokumentasi tetap diberlakukan ketat, seolah hukum negara tak mampu menembusnya.

Di sisi lain, sikap bungkam aparat memperdalam krisis kepercayaan publik. Hingga kini, Kapolres Asahan dan jajaran Reskrim tidak memberikan klarifikasi apa pun, meskipun telah berulang kali dikonfirmasi oleh media. Pesan yang hanya “dibaca” tanpa respons menjadi simbol dinginnya sikap institusi terhadap keresahan masyarakat.

Diamnya aparat kini tak lagi sekadar dianggap kelalaian. Publik mulai menilai adanya dugaan pembiaran sistematis—bahkan kemungkinan konflik kepentingan atau rasa takut terhadap kekuatan tertentu di balik praktik ilegal tersebut.

Desakan Publik Menguat: Kapolda Sumut Harus Bertindak Tegas, Masyarakat mendesak langkah luar biasa dari Polda Sumatera Utara, bukan sekadar tindakan seremonial, Turunkan langsung tim Ditreskrimum Polda Sumut, khususnya Jatanras, untuk melakukan penggerebekan tertutup tanpa melibatkan unsur lokal yang rawan kebocoran.

Ulangi pola operasi tegas seperti penggerebekan kasus judi baccarat di Kisaran sebelumnya. Tangkap aktor utama dan dalang intelektual, bukan hanya pemain kecil. Membiarkan otak kejahatan bebas sama saja dengan memelihara kejahatan itu sendiri. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka yang runtuh bukan hanya wibawa hukum, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap negara. Negara tidak boleh kalah. Hukum tidak boleh tunduk!

(Red/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *